KAMPUNG KB PADASUKA JALANI PROSES RECHECKING OLEH TIM DARI PROVINSI

27 | dibuat oleh Admin, 21-11-2020

Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat agar dapat berkontribusi secara optimal dalam implementasi program-program pembangunan di wilayahnya kembali memperoleh pengakuan dan apresiasi yang membanggakan. Kali ini, apresiasi tersebut diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Kampung KB RW.08 Padakasih Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan yang masuk kedalam peringkat 5 (lima) besar Lomba Kampung KB tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2020. Pemeringkatan ini diberikan berdasarkan hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) oleh Tim Gabungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan secara virtual pada 6 November 2020 lalu. Selanjutnya, kelima Kampung KB yang masuk kedalam peringkat 5 (lima) besar tersebut berhak untuk mengikuti tahapan Rechecking dimana pemenang pertama berhak untuk mewakili Provinsi Jawa Barat dalam Lomba Kampung KB tingkat nasional.

“Alhamdulillah berdasarkan hasil monev, Kampung KB RW.08 Padakasih termasuk kedalam 5 besar se-Jabar. Kampung KB Padakasih ini memang luar biasa yah….dimana ketua pengurusnya pun anak muda, dan kelembagaan dan penyuluhannya pun…. Bagaimana melihat upaya-upaya untuk mengoptimalkan semua sumber daya manusia yang ada. Tentu patut diberikan apresiasi,” ujar Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna, usai menerima Tim Rechecking Kampung KB Tingkat Provinsi Jawa Barat, bertempat di RW.08 Padakasih, Cibeber, Cimahi Selatan, Kota Cimahi pada Jumát (20/11).

Dikatakan Wali Kota Ajay, Kampung KB merupakan wadah untuk meningkatkan kualitas keluarga, mulai dari kesejahteraan keluarga yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, yang paling utama adalah kerjasama dengan seluruh stakeholders dari tiap organisasi perangkat daerah (opd), kecamatan hingga ke tingkat kelurahan. Keberhasilan proram Kampung KB sangat bergantung kepada pembinaan lintas sektor, sehingga tercipta keluarga yang berkualitas, sejahtera dan mampu mewujudkan 8 fungsi keluarga. Di Kota Cimahi sendiri, kegiatan Kampung KB selama ini telah memberikan kontribusi nyata terhadap akselerasi cakupan pelayanan yang berkualitas dalam program bangga kencana (pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana) serta menjadi motor penggerak partisipasi semua pihak, baik pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

“Program Kampung KB Padakasih ini telah memadukan berbagai kegiatan yang berkenaan dengan 8 fungsi keluarga sekaligus memunculkan inovasi-inovasi yang menghasilkan program-program unggulan. Salah satunya seperti kencleng Kampung KB padakasih. Ada juga program Agroforestry Ecowisata Kampung Padakasih yang memadukan konsep konservasi alam dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitarnya. Selain itu masih ada beberapa program unggulan lainnya juga,” tambah Ajay.

Diakui Ajay, selain memiliki faktor pendukung dari aspek pendamping, penggiat social, pusat kegiatan masyarakat, sarana-prasarana dan dana kegiatan, masih ada beberapa faktor yang selama ini menghambat keberhasilan program Kampung KB Padakasih, terutama yang berkenaan aspek keterlibatan masyarakat serta masih minimnya tingkat penghasilan masyarakat. Atas dasar itu, maka dengan adanya proses rechecking ini, diharapkan dapat menjadi cerminan awal untuk melihat sejauh mana kemajuan yang dicapai kampung KB Padakasih, khususnya dalam mendorong perubahan tatanan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

“Seperti kita tahu lah, Cimahi ini daerah yang ditakdirkan lebih banyak penduduknya dibandingkan luas wilayahnya. Makanya sekarang ini bagi pemerintah kota, kesejahteraan keluarga dan masyarakat itu kan menjadi yang utama. Alhamdulillah nya masyarakat kita itu terkenal dengan kepribadiannya. Semoga melalui rechecking hari ini, yah mudah-mudahan lah…. Kampung KB Padakasih bisa dinobatkan menjadi juara dan menjadi utusan dari Jawa Barat ke tingkat nasional…Insya Allah bisa,” harap Ajay.