Selama Tahun 2020 BNNK Garut Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Ganja Seberat 175 Gram

27 | dibuat oleh Admin, 16-12-2020

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut selama tahun 2020 telah berhasil mengungkap satu berkas perkara atas nama DJ (25) dengan barang bukti narkotika jenis ganja dengan berat kurang lebih 175 gram. Hal itu yang disampaikan Kepala BNNK Garut, Irzan Haryono, saat jumpa pers dengan sejumlah awak media, Selasa (15/12/2020).

Ia menjelaskan dalam kasus tersebut, DJ bersatus sebagai kurir (pengedar) telah diputus oleh pengadilan negeri hukuman 5 tahun penjara, denda 1 milyar dan subsider 1 bulan. Selain itu ungkap Irzan, pihaknya telah melakukan mapping di semua desa dan kelurahan yang ada di Kabupaen Garut.

"Dari hasil mapping tersebut kedapatan 3 desa yang rawan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika, yakni Desa Langensari, Kelurahan Pakuwon dan Kelurahan Ciwalen," katanya.

Lanjut Irzan mengatakan, di wilayah Desa Langensari ada 2 Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penduduk setempat yang terlibat dalam peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika sejumlah 3 orang. Di wilayah Kelurahan Pakuwon kata Irzan, ada 3 TKP dan 3 orang penduduk setempat yang terlibat peredaraan gelap dan penyalahan narkotika dan untuk di wilayah Kelurahan Ciwalen ada 7 TKP dan 9 orang yang terlbat peredaraan gelap serta penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, keberhasilan seluruh program kerja BNNK Garut tidak terlepas dari dukungan sarana prasarana serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai dalam penguatan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Selain itu dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh awak media yang telah bekerja sama dengan baik dalam penyampaian informasi tentang BNNK Garut.

"Kepada seluruh rekan media, kami ucapkan banyak terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya," tutup Irzan.